Softly & Slowly

A fast-mover who successfully do her things slowly!

Ihh Jijay

9 Apr 1987
Kelas kosong lagi. Ibu Titi ga masuk. Entah kerasukan malaikat…eh…setan dari mana, tau-tau anak-anak pada main gaple. Rame banget. Pasar aja kalah. Dira asik baca buku yang baru dia pinjem dari anak kelas sebelah. Okio hari ini ga masuk. Gue akhirnya bikin PR untuk besok, daripada ga ada kegiatan. Sementara gue sedang berpikir keras, mencoba supaya konsentrasi ga buyar di antara sekian banyak suara bising. Tau-tau Koko mendorong gue dan duduk di bangku gue.

Diperjelas, bangku yang ukurannya kurang dari satu kali dua meter itu, yang dibuat khusus untuk menampung satu orang saja untuk duduk di atasnya, sekarang terpaksa menahan bobot dua orang, yaitu gue yang masih bengong ga ngerti dan terjepit diantara meja dan sudut kursi yang masih bisa diduduki, dan Koko yang duduk membelakangi gw supaya bisa main gaple dengan Doer yang duduk di belakang gue. Ini dia memang mahluk tukang cari gara-gara, setelah main mata dengan Novi, merenggangkan hubungan dengan Okio, sok manis sama Dira, sekarang sok akrabb lagihhh, ihhh (dengan gaya jijay, bukan gaya banci meleng).

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: