Softly & Slowly

A fast-mover who successfully do her things slowly!

Ludo Lappart

18 July 1987
Hari Sabtu buat gw adalah hari istirahat. Walopun tetep bangun pagi-pagi, dan masih harus melek sampe malem persis sama dengan hari sekolah biasa, tapi hari sabtu tetap istimewa. Gw ke gereja! Gereja adalah suatu institusi yang bukan aja melapangkan jalan gw bertemu dengan Tuhan, tetapi juga gw akan ketemu dengan temen-temen gw yang sehari-hari ga ketemu, beda sekolah, beda rumah (ya iyalah..!). Sisi bertemu Tuhan-nya membuat gw merasa dahaga gw seminggu sebelumnya belajar dan belajar rasanya puas, dan sisi bertemu teman-nya membuat gw merasa punya energi untuk menghadapi seminggu belajar belajar di depan.

Hari ini pagi-pagi jam 09:00 temen gw, Febby, udah datang dengan berita yang bikin kita terkikik-kikik di dalam kebaktian. Secara ga sopan dan kurang ajar untuk menggosip di gereja, maka kita keluar untuk meneruskan rumpian.

Setelah insiden omongan First Lady yang ga jelas di Pangandaran (soalnya gw ga jelas banget apa masalahnya, tapi yang jelas Moer dan lain-lainnya pada sakit hati), sekarang Febby cerita bahwa Ludo Lappart (sodara-sodara apa masih inget siapa nih Ludo Lappart??) ngomelin dia waktu berenang, dengan ngomong gini:
“Ga bisa berenang ya”
“Masih kecil sih, pantesan aja ga bisa berenang”

Apa buta ato gila ya si Lappart itu? Udah jelas Febby walopun mungil, baru aja masuk es em a. Apanya yang masih kecil? Ah, tapi setelah kita pikir-pikir, mungkin itu cuma caranya aja supaya bisa ngobrol, sukur-sukur bisa akrab? Ato naksir kali?

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: