Nonton apa

Saya menuliskan postingan ini buat teman-teman saya yang bolak-balik nanya ((bolak-balik)) *lebay-kalik, mana drakor yang paling recommended. Soal paling recommended — percayalah, saya pun tak tahu. Setiap orang punya selera yang berbeda-beda. Yang satu kepengen nonton drama yang penuh roman picisan nya, yang satu maunya drama yang thriller (atau thrilling, whatever), yang lain cek dulu nama pemainnya, kalo bukan yang menurut belio sudah terkenal nal nal maka tidak akan di tick sebelum jutaan orang men-jempol. Jadi, seperti juga memilih paslon, pilih lah yang paling cocok dengan hati nurani mu #eaaaaa.

Touch Your Heart – Seorang aktris bernama panggung Oh YunSeo, sudah beberapa tahun stuck karirnya gegara berita skandal (orang Korea tampaknya memang sangat-sangat cencitip terhadap skandal) dimana YunSeo tertangkap sedang bersama-sama dalam sebuah ruangan bersama LeeKangJeon, chaebol mahakaya yang lagi pake narkoba.  Mirip-miriplah sama kejadian di Indonesah, kalau ada aktris tertangkap di hotel, OTT KPK atau OTT narkoba, netijen kepo pengen tau ngapain si cewe ada disitu? Walaupun YunSeo dilepas oleh kepolisian karena tidak terbukti terlibat, tapi public sudah terlanjur ilfel dan karirnya meroket turun. Dari seorang yang disebut –dewi-yg-turun-ke-bumi– menjadi –aktris-yang-ga-becus-akting.

Lalu ada sebuah skip tak bertuan yang menarik untuk dicasting. YunSeo sangat kepingin.  Lumayan, untuk come back demi masa depan yang lebih cemerlang. Tim sutradara dan penulis naskah dengan berat hati menerima keinginan hati tersebut, dengan syarat : magang di kantor pengacara, biar ngerti gimana hidupnya para pengacara.

Itulah awal pertemuan YunSeo yang magang jadi sekretarisnya JungRok, si pengacara dengan rating pemasukan tertinggi seLaw Firm bernama Always (kok always? kau kira lagu?). Awalnya JungRok sebel, karena YunSeo gaya nya ngartes abes. Yekali kerja di kantor pengacara pake rok mini ketat dengan belahan dada rendah sampe-sampe ada kertas jatoh aja dia sulit mungut nya. Tapiii, namanya drama ya, witing tresno jalaran soko kepekso, jadian deh mereka.  JungRok juga tampil jadi pahlawan saat si geblek LeeKangJeon kembali meneror YunSeo.  Keseluruhan drama ini sweet sweet dengan gelak tawa di sana sini akibat kelucuan para tokoh pendukungnya. YeonJungKyu, head partner yang cengengesan, ChoiYoonHyuk pengacara perceraian yang terlalu anak mami, YeonJungSuk direktur agency yang ga konsisten, KangHyukJun manager artis yang terlalu protektif. Ga ada ketegangan, kengerian, dan bahkan roman romanan nya pun tidak berlebihan.

Kenapa saya nonton sampe abis? Satu, lelah dengan Sky Castle yang penuh intrik, mayan nonton drama agak recehan untuk menenangkan jiwa. Dua, ya jangan lewatkan LeeDongWook sama YoonInNa, dua-duanya cantik *eh, penampilan mereka tidak akan merusak mata pemirsah.

Romance is a Bonus Book- Cha EunHo adalah penulis berbakat sekaligus editor kepala di sebuah penerbitan. Kang DanI adalah seorang single mother mantan copywriter yang berbakat, yang anak satu-satunya dia kirim ke asrama, yang mantan suami nya ngaku ke luar negeri padahal buka resto sama bini baru nya di Seoul, yang masih tinggal di rumah lama nya tanpa air tanpa listrik karena mau dibuldoser.  Cari kos-kos an ga gampang karena dia samasekali ga punya uang, udah bolak-balik interview, ditolak terus. Kata-kata penolakannya ga enak banget: Kamu pikir, sesudah berhenti kerja beberapa lama, bisa segampang itu masuk lagi?. Kadang kejam banget ya dunia kerja itu, nolak ya nolak aja kalik, ga usah menghina skill orang.

Saya terus terang suka banget sama Kang DanI, walaupun dia “berbohong” dalam CV nya mengaku cuma lulusan SMA demi mendapatkan pekerjaan, but I so relate with her.  Sebagai tenaga “general affair” dalam kenyataan nya adalah office girl, dia berlaku normal. Saya kadang gemes dengan ke naïf an nya yang suka kepingin memberi ide atau masukan kepada para atasannya yang pada lumayan songong karena jelas merasa lebih pintar.

My Fellow Citizen – penggemar Choi Si Won pasti nonton, walaupun aktingnya udah mentok banget. Mau sedih, mau stress, mau nangis, lagi dikejer-kejer orang, lha ekspresi wajahnya tetap sama. Dua episode pertama saya bener-benar males. Baru sesudah episode ketiga, ada lucu-lucu nya ini drama.  Choi Si Won main menjadi seorang penipu. Udah beberapa drakor berlatar belakang profesi penipu, keliatannya ini profesi yang cukup menjanjikan di Korea. Karena patah hati, dia saling curhat dengan seorang wanita yang juga baru memergoki pacar nya selingkuh, dan akhirnya mereka berdua menikah. Lha ya apa ceritanya mereka nikah tanpa saling tau apa pekerjaannya.  Di masa honeymoon sang wanita bilang : Hon, saya ini detektif polisi. Hah? Pucet. Stress. Bingung. Dll. Tapi pernikahan dilanjutkan karena udah keburu cintrong, dan profesi kepenipuan juga tidak diberhentikan.

Doctor Prisoner – seorang chaebol songong menjebloskan seorang dokter pintar ke penjara dengan alasan malpraktek.  Beberapa tahun kemudian, si dokter Na Ji Ye comeback sebagai direktur kesehatan penjara, di penjara dimana si chaebol songong dipenjarakan akibat ketahuan menggunakan narkoba. Sebenarnya, sudah ada direktur kesehatan sebelumnya, yang digambarkan very corrupt and ambitious, sangat kepengen menjegal si direktur baru dengan berbagai macam alasan. Drakor ini menuliskan review nya begini: semua orang yang pernah menguasai dunia ada di penjara, jadi dari penjara juga seorang dokter (bisa) menguasai dunia dan melampiaskan balas dendam.  Saya agak capek nonton dokter MinShik, engga ada baik-baik nya jadi orang.

Love in Sadness — naini, sesuai judulnya emang sedih. Yoon Ma Ri adalah seorang pelukis berbakat, sayangnya menikah dengan pria chaebol posesif bernama Kang In Wook. Suaminya melarang-larang dia keluar rumah, cemburuan setengah metong kalo ada pria (bahkan ga penting) yang ngobrol dengan istrinya, dan kalau kumat maka isterinya bakal dipukulin badannya sampai memar-memar.  MaRi udah mau bundir kalo ga suatu kali merasa menemukan pencerahan dari seorang dokter bedah plastik yang rela melakukan apa saja supaya pasien nya bahagia.  Seong Jun Won akhirnya mengoperasi MaRi, aneh nya bukan dikasih wajah baru yang bener-bener un-identified, lah dikasih wajah mantan isterinya dokter JunWon yang baru aja meninggal.

Setiap episode dijamin stress, menonton perburuan si suami posesif terhadap isterinya. Kecurigaannya bahwa isteri dokter itu bukan isteri benerannya akhirnya menguak kebenaran. Akhirnya gimana? MaRi berhasil bahagia ga? Jiaaaaah mau ngarepin apa,  judulnya aja sadness.

Haechi — saya berharap drakor yang ini menyegarkan seperti Moonlight atau apalah.  Tapi yang ada malahan jadi boring berlebihan.  Kenapa? Yang jahat nya engga kalah kalah. Wkwkwkwk.  Ada banyak pangeran digambarkan, secara raja kerjaannya bikin anak. Dia antara para pangeran ada persaingan siapa yang bakal jadi raja berikutnya. Tiap partai memasang kojo-nya masing-masing.  Ada beberapa partai kuat, dan mereka saling tarik menarik, karena menawarkan dukungan kepada pangeran yang berbeda. Paling ga favorit adalah pangeran Lee Geum — secara ibu nya bukan bangsawan. Tapi dia yang paling bisa diandalkan oleh para patriot keamanan yang disebut dengan Haechi, bekerjasama menumpas yang jahat. Saya berhenti nonton drakor ini karena bosan perang-perangan terus.

Crowned Clown — sebenarnya agak-agak menarik, mengenai seorang badut — pekerjaan rendahan untuk para gypsi ala Korea, ternyata punya tampang yang sama persis dengan Raja.  Bawahan raja pada sebel sama si Raja, karena selalu mau disetir-setir sama orang jahat.  Mereka bikin plot politik — mengganti raja yang selalu mabok kokain (saya gatau juga apa, cuma mengira-ngira itu kokain) dengan si Badut yang ternyata lebih bisa diandalkan.  Kekurangan si badut cuma satu, ga bisa baca huruf Mandarin. Dan itulah yang membuat aktingnya ketahuan.  Saya lumayan lama nonton drakor ini namun belum tamat. Kenapa? Again, saya sebel kalau orang jahat nya menang terus. (Saya lebih dramatis dari drama kalo soal itu hehehe)

Big Issue — saya kasih tau aja, pemain cowo nya kegantengan untuk peran seorang wartawan foto paparazzi.  Kalo di Indonesah ada wartawan foto seganteng itu, maka dialah yang bakal dikejar-kejar paparazzi. Melihat aktingnya Han Ye Seul dalam drama ini, saya teringat Madame Antoine. Ini salah satu contoh aktris yang aktingnya mentok begitu-begitu aja. Kalau suka dunia jurnalisme, either yellow or black, drakor ini mungkin menghibur.

Wohoho Waikiki — ga beda dengan Eulachacha to Waikiki, benar-benar mengandalkan kebegoan dan slapstick. Saya tertarik cuma sama Kim Sun Ho, si lesung pipit yang biasanya acting nya menarik.  Benar-benar dah di drakor yang ini dia cuma jadi orang bloon doang titik.

Her Private Life — baru empat episode, dan yang main adalah si cantik yang pernah jadi Secretary Kim. Di drama ini dia jadi DeokMi, seorang curator art gallery yang tidak terlalu terkenal dan lebih jadi cover buat money laundering nya sammonyim.  Anyway, sammonyim harus berakting sakit gegara suaminya masup penjara, jadi dia meng-hire direktur baru. Tarara datanglah Ryan Gold — anak Korea yang diadopsi jadi besar di Amrik, pelukis berbakat bertangan dingin. Bagaimana si curator dan direktur baru berinteraksi, itulah inti dari Her Private Life.  Karena si DeokMi yang anggun mempesona dan sangat ahli menilai lukisan ini, entaran pake jaket item berhoodie, pake masker, bercengdem, bawa-bawa SLR berlensa panjang plus tangga, buat memantau tokoh Hallyu idola nya si penyanyi Cha Shi An, dan mengaplod foto-foto nya di internet.

Demikian ya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: