Masa Lalu Yang Diungkit *dah macam judul sinetron

Saya lagi bosen banget sama drakor. Jadi kalau pagi-pagi duduk sendiri di saladstop, saya ga sambil nonton lagi. Kadang mau juga sambil nonton, tapi after a while, I will pause, then checking messages, then continue watch a bit, then pause again *tanda-tanda boring tak sampai.

Jadi saya mencoba mencari apa ya yang membuat saya tertarik? Saya menggali blog-blog saya yang lama dan menemukan bahwa terakhir sekali saya mengupdate travelblog saya adalah bulan Mei 2017. Itu sudah lama sekali mengingat bahwa sesudah itu saya sudah berpergian ke beberapa tempat.

Kalau saya disuruh jalan-jalan sekarang, kemana saya pergi? Eropa buat saya bukan pilihan. Menyontek slogan tetangga, saya ini truly Asia. Mungkin juga saya lebih ke arah males ngurus visa, atau males ngeluarin duit terlalu banyak *memang-pelit. Ke Singapur aja saya suka sebel, yamasa sekali makan, satu menu harganya $24.50 kan sama dengan Rp 240,000-. Kalo gw beli bakso di mamang-mamang udah dapet segerobak.

Dulu, saya suka sekali naik kereta dari Singapore ke Kuala Lumpur vice versa. Buat saya, lebih gampang tidur di atas kereta yang jug-gi-jak-gi-juk daripada di kamar yang cerminnya mulai pudar, atau di seprei nya macam engga diganti, atau ada jamur di langit-langit nya *ya maklum kemampuan cuma kelas melati. Kereta sleeper ini bener-bener menyediakan kasur tidur, tirai yang yang membangun privacy kita dengan “dunia luar”, lampu pribadi, bantal dan sehelai kain yang bisa digunakan sebagai selimut.  AC nya ga dingin-dingin amat, dan tidur bisa sangat nyaman. Berangkat jam 10 malam, sampai jam 6 pagi.  Sleeper bagian bawah harganya lebih mahal sedikit dari yang bagian atas, kalau males manjat-manjat atau punya bawaan segambreng, akan jadi pilihan yang nyaman.

Ternyata, kereta ini sudah tidak ada lagi! Saya baca di internet, sudah sejak tahun berapa (terakhir saya tahun 2006/2007) ditiadakan karena mau diganti speedtrain yang jauh lebih ngehits. Wah, mana ya foto-foto saya di dalam kereta itu? Memory banget. Saya pernah ajak Kekel sekali naik kereta ini dari Singapore ke KL, waktu itu dia masih kecil jadi ga perlu bayar tempat sendiri. It was fun.  Sampai di KL, kami memanfaatkan kamar mandi bershower murah meriah sebelum keliling-keliling kota.

Entah kenapa saya jadi juga tertarik browsing mengenai Twin Tower Petronas. Lalu saya tertarik karena disebutkan bisa memesan tiket untuk naik ke observatory deck nya secara online. Wah. Hore. Lha? Ternyata ada harganya. 80Ringgit kalau bukan pemegang MyKad. Setara dengan Rp 276,000-. Hah? Mihil banget, padahal saya pernah dua kali naik dengan tiket bertulisan — percuma. Gretong. Sejak kapan jadi bayar?

Lalu apa kabar kereta api Hualampong-Chiang Mai *juga sleeper train yang nyaman walaupun ga ber AC? Oh ternyata masih ada, cuma wait, 13 jam untuk menempuh perjalanan 693km? Lama amat. Jakarta Surabaya 794km aja cuma 9 jam. Dan harap diingat kereta di Thailand pasti terlambat, ga bakalan pernah on time.  Saya berhenti naik kereta ini karena temen saya Opel bilang: udah gada lagi orang yang naik kecuali turis bule. Sebagai non-farang saya nurut aja naik bis. Oh ya, kenapa sih KAI ga berminat bikin kereta api sleeper macam gini, very-very convenient untuk perjalanan malam. Ga macem si Argo Anggrek atau Sembrani yang duduk manis dan lampunya nyala terang benderang sepanjang perjalanan bikin gabisa tidur.

Kenangan demi kenangan membanjir.  Saya jadi browsing macam-macam tempat yang saya pernah datangi untuk mengetahui apakah things are still the same, or there are much changes. Bayangkan aja dulu saya take sleeper train dari Penang ke KL, tidur di kereta, lalu kenapa sekarang Penang ke KL cuma 4.5 jam? Lalu kemana Senandung Malam Express pergi? Hiks. Jadi inget Fort Siloso yang dulu spooky, sepi dan sendirian nonton diorama orang-orangan yang macam hidup, sambil nanjak, sekarang jadi mudah, langsung naik lift sampai ke puncak bukit.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: